Selasa, 03 Mei 2016
kemarin dan hari ini
Ketika dia tuliskan bagaikan sampah yang tidak kau anggap, lalu bagaimana dengan aku...?
Aku yang tidak dianggap dengan mereka selama bertahun-tahun,,
"mungkin itu hanya peikiran burukku tentang kalian" kata hatiku yang selalu menenangkanku.
Tapi kenyataan selalu berbeda dengan apa yang ada dalam benakku,,
Aku bisa terima alasan terbaikmu untukku. PENDIDIKAN itulah alasanmu untukku.
Tapi taukah engkau, apa lebih aku butuhkan saat itu daripada PENDIDIKAN?
Cinta,Kasih Sayang dan perhatian darimu. Seringkali Pendidikan engkau jadikan alasan cintamu padaku. Bahkan akupun telah lupa kapan terakhir engkau memelukku,,,
Bahkan sebelum dia lahirpun, kau sudah mengabaikanku.
Iya, aku bergelar karena usahamu, dan terima kasih saja tidak cukup untuk itu?
Tapi dimanakah engkau saat aku butuh seseorang yang selalu ada untukku, tidak hanya mendo'akanku tapi juga menemaniku yang sebenarnya engkaupun mampu untuk itu.
Saat raga ini merasakan lelah, orang lain lebih mengerti daripadamu, tapi engkaulah yang aku harapkan untuk itu.
Saat aku butuh dukungan dan motivasi, orang lain pulalah yang datang memberi dukungan dan motivasi.
Bahkan orang lain lebih percaya kepadaku, dari pada engkau percaya kepadaku.
Orang lain lebih bangga kepadaku, tapi yang aku harapkan engkau bangga terhadapku bukan kepada mereka yang hanya teman biasa.
Jangan engkau bandingkan aku dengan mereka, karena takdir sudah menentukan hidup kita sesuai denga usaha kita.
Aku tahu,Engkau telah berusaha untuk membagi cinta, kasih sayang dan perhatian dengan sama adilnya. Tapi setidaknya tengoklah aku yang jauh darimu bukan karena kemauanku tapi kerana kau merindukanku. Agar aku tidak merasa terabaikan olehmu dan hati ini tidak lepas dari dekapanmu.
Terlambat, itulah yang terjadi sekarang. Kini yang jauh bukan ragaku tapi hatiku juga jauh darimu. Aku tahu engkau berusaha untuk menghapus kesalahanmu dimasalalu. Tapi bukan itu yang aku mau. Hanya luruskan jalanmu agar kita berjalan dijalan yang sama dan bertemu didalam surga yang sama.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar